Sekali waktu dalam hidupnya, si Budi pernah dihadapkan sama pilihan: loe kalo mati ntar, mau ke sorga apa neraka.
Berikut kutipan perbincangannya (B=Budi, I=Iblis):
I: loe harus putusin sekarang, pilih sorga apa neraka.
B: ntar ajalah, belum tahu.
I: ga bisa, loe harus pilih sekarang, harus reserve dulu.
B: mana gua bisa milih, kan gua ga tahu sorga tuh kayak apa, neraka tuh kayak apa. Bisa kasih preview ga?
Si iblis kasih tayangan, sorga tuh ada kumpulan orang yang wajahnya baik-baik, senang, tiap hari nyanyi-nyanyi memuji Tuhan. Budi merasa tayangannya membosankan.
Kalo tayangan neraka: ada artis cakep-cakep, lagi pesta pora. Kelihatan menarik sekali.
B: wah, gua mau neraka ajalah, kayaknya asyik!
Lalu tibalah harinya Budi meninggalkan dunia ini, dan dibawa ke neraka. Ternyata neraka tuh tempatnya api menyala-nyala, ga habis-habisnya, ga henti-hentinya.
B: lho! mana artisnya.......? mana pestanya...? Kok lain sama tayangan kemaren
I: biasalah, namanya juga iklan.............
No comments:
Post a Comment