Sekali waktu dalam hidupnya, si Budi pernah dihadapkan sama pilihan: loe kalo mati ntar, mau ke sorga apa neraka.
Berikut kutipan perbincangannya (B=Budi, I=Iblis):
I: loe harus putusin sekarang, pilih sorga apa neraka.
B: ntar ajalah, belum tahu.
I: ga bisa, loe harus pilih sekarang, harus reserve dulu.
B: mana gua bisa milih, kan gua ga tahu sorga tuh kayak apa, neraka tuh kayak apa. Bisa kasih preview ga?
Si iblis kasih tayangan, sorga tuh ada kumpulan orang yang wajahnya baik-baik, senang, tiap hari nyanyi-nyanyi memuji Tuhan. Budi merasa tayangannya membosankan.
Kalo tayangan neraka: ada artis cakep-cakep, lagi pesta pora. Kelihatan menarik sekali.
B: wah, gua mau neraka ajalah, kayaknya asyik!
Lalu tibalah harinya Budi meninggalkan dunia ini, dan dibawa ke neraka. Ternyata neraka tuh tempatnya api menyala-nyala, ga habis-habisnya, ga henti-hentinya.
B: lho! mana artisnya.......? mana pestanya...? Kok lain sama tayangan kemaren
I: biasalah, namanya juga iklan.............
Are you tired with all your activities? Let's check these funny THINGS here. It will help you to relax....
Friday, April 30, 2010
Thursday, April 29, 2010
Koq Mama tidak pernah balas marah-marah?
Disuatu malam sepasang suami istri...
Suami: Mama, kalo Papa marah sama Mama, koq Mama tidak pernah balas marah-marah? Apa sih rahasianya sehingga Mama bisa menguasai diri?
Istri: Emm... Mama melampiaskannya dengan membersihkan toilet...
Suami: Kok bisa, apa hubungannya membersihkan toilet dengan melampiaskan marah.
Istri: Ya Mama membersihkan toiletnya dengan sikat gigi Papa... =)) =)) =))
Suami: Mama, kalo Papa marah sama Mama, koq Mama tidak pernah balas marah-marah? Apa sih rahasianya sehingga Mama bisa menguasai diri?
Istri: Emm... Mama melampiaskannya dengan membersihkan toilet...
Suami: Kok bisa, apa hubungannya membersihkan toilet dengan melampiaskan marah.
Istri: Ya Mama membersihkan toiletnya dengan sikat gigi Papa... =)) =)) =))
Tuesday, April 27, 2010
"Buset... Kok bisa $5.600 ?
Malaikat panik, sebab pintu Surga tidak dapat dibuka padahal di luar telah bergerombol calon warga.
Lalu Malaikat berseru adakah insinyur diantara para calon warga untuk memperbaiki pintu Surga.
Untungnya pada hari itu ada 3 Insinyur, 1 dari Amerika, 1 dari Jepang, dan1 dari Indonesia.
Pertama Insinyur Amerika, dan setelah diperiksa, Si Amerika sebut biayanya $900. Komentar Malaikat : "Lho kok mahal ?Coba buat perincian. .. !!!"
Kata Si Amerika : "Ongkos pemeriksaan $200, $300buat bahan, dan $400 ongkos kerja."
Malaikat terus panggil Si Jepang, dan setelah diperiksa sebentar, SiJepang sebut biayanya $600. Dengan perincian $300 ongkos bahan dan$300 ongkos kerja.
Masih belum puas, Malaikat konsultasi sama temen2nya, dan diapikir masih mahal. Lantas Si Malaikat panggil insinyur Indonesia, Malaikat pikir Indonesia lagi krismon dan banyak PHK. Tentunya perlu duit dan pasti lebih murah ?
Insinyur Indonesia bernama GAYUS tanpa periksa pintu, langsung jawab : "Siap Malaikat. .. Ongkosnya $5.600...!!!" Sergah Si Malaikat bingung : "Buset... Kok bisa $5.600 ? Lebih mahal dariyang lain...???" GAYUS maju sambil berbisik di kuping Si Malaikat : "Eh... Malaikat... Dengerin yah...$ 2500 buat loe...$2500 buat gua... Yang $600 kasih aja ke Si Jepang...! Biar dia yang betulin tuh pintu.
Lalu Malaikat berseru adakah insinyur diantara para calon warga untuk memperbaiki pintu Surga.
Untungnya pada hari itu ada 3 Insinyur, 1 dari Amerika, 1 dari Jepang, dan1 dari Indonesia.
Pertama Insinyur Amerika, dan setelah diperiksa, Si Amerika sebut biayanya $900. Komentar Malaikat : "Lho kok mahal ?Coba buat perincian. .. !!!"
Kata Si Amerika : "Ongkos pemeriksaan $200, $300buat bahan, dan $400 ongkos kerja."
Malaikat terus panggil Si Jepang, dan setelah diperiksa sebentar, SiJepang sebut biayanya $600. Dengan perincian $300 ongkos bahan dan$300 ongkos kerja.
Masih belum puas, Malaikat konsultasi sama temen2nya, dan diapikir masih mahal. Lantas Si Malaikat panggil insinyur Indonesia, Malaikat pikir Indonesia lagi krismon dan banyak PHK. Tentunya perlu duit dan pasti lebih murah ?
Insinyur Indonesia bernama GAYUS tanpa periksa pintu, langsung jawab : "Siap Malaikat. .. Ongkosnya $5.600...!!!" Sergah Si Malaikat bingung : "Buset... Kok bisa $5.600 ? Lebih mahal dariyang lain...???" GAYUS maju sambil berbisik di kuping Si Malaikat : "Eh... Malaikat... Dengerin yah...$ 2500 buat loe...$2500 buat gua... Yang $600 kasih aja ke Si Jepang...! Biar dia yang betulin tuh pintu.
Monday, April 26, 2010
Promosi Coca Cola di China
Seorang salesman Coca-Cola baru saja kembali dari tugasnya di Pedalaman Tembok China.
Dengan wajah yang sangat kecewa ia berhadapan dengan bossnya.
Si Boss bertanya : "Kenapa kamu gagal melakukan transaksi di China?"
Salesman : "Saat tiba di China saya begitu yakin bisa menjual produk kita..." kata si salesman.
"Cuma, ada satu masalah, saya tidak mengerti bahasa China, jadi saya memutuskan untuk mempromosikan produk ini melalui poster bergambar...."
> Poster pertama gambarnya seorang pria yang sedang sekarat & kehausan di tengah perjalanannya di Tembok China ,
> Poster selanjutnya bergambar pria tersebut kemudian meminum Coca-Cola, dan
> Poster terakhir bergambar pria tersebut akhirnya bangkit kembali dengan kondisi yang segar bugar.
Kemudian 3 poster tersebut saya tempel di seluruh penjuru China ."
Boss : "Lho bukannya itu ide yang brilian? Tapi kenapa kamu masih gagal dalam menjual?" tanya si Boss.
Salesman menjawab "Saya tidak tahu kalo orang China membaca dari kanan."
Dengan wajah yang sangat kecewa ia berhadapan dengan bossnya.
Si Boss bertanya : "Kenapa kamu gagal melakukan transaksi di China?"
Salesman : "Saat tiba di China saya begitu yakin bisa menjual produk kita..." kata si salesman.
"Cuma, ada satu masalah, saya tidak mengerti bahasa China, jadi saya memutuskan untuk mempromosikan produk ini melalui poster bergambar...."
> Poster pertama gambarnya seorang pria yang sedang sekarat & kehausan di tengah perjalanannya di Tembok China ,
> Poster selanjutnya bergambar pria tersebut kemudian meminum Coca-Cola, dan
> Poster terakhir bergambar pria tersebut akhirnya bangkit kembali dengan kondisi yang segar bugar.
Kemudian 3 poster tersebut saya tempel di seluruh penjuru China ."
Boss : "Lho bukannya itu ide yang brilian? Tapi kenapa kamu masih gagal dalam menjual?" tanya si Boss.
Salesman menjawab "Saya tidak tahu kalo orang China membaca dari kanan."
Monday, April 19, 2010
2 Syarat Utama Dalam Melakukan Otopsi
Seorang profesor memberikan ceramah ttg otopsi kepada mahasiswa2 kedokteran tahun pertama.
"Ada 2 syarat utama dalam melakukan otopsi.
Yang pertama adalah KEBERANIAN !"
Kemudian sang profesor memasukkan jarinya ke dalam anus mayat di depannya, setelah itu
iapun menjilati jarinya!!!
Profesor itu lalu meminta para mahasiswa melakukan hal yang sama terhadap masing2 mayat di depan mereka.
Walaupun dengan dipenuhi rasa jijik, para mahasiswa terpaksa memasukkan jari mereka ke anus mayat kemudian menjilati jarinya.
Setelah itu sang Professor melanjutkan:
"Hal kedua adalah yang lebih penting dari yang pertama tadi, yakni KEJELIAN !!
Tadi saya memasukkan jari tengah ke anus mayat, tapi jari telunjuk yang saya jilat !!!
Mahasiswa??? :'(:'(:'(:'( :'(
"Ada 2 syarat utama dalam melakukan otopsi.
Yang pertama adalah KEBERANIAN !"
Kemudian sang profesor memasukkan jarinya ke dalam anus mayat di depannya, setelah itu
iapun menjilati jarinya!!!
Profesor itu lalu meminta para mahasiswa melakukan hal yang sama terhadap masing2 mayat di depan mereka.
Walaupun dengan dipenuhi rasa jijik, para mahasiswa terpaksa memasukkan jari mereka ke anus mayat kemudian menjilati jarinya.
Setelah itu sang Professor melanjutkan:
"Hal kedua adalah yang lebih penting dari yang pertama tadi, yakni KEJELIAN !!
Tadi saya memasukkan jari tengah ke anus mayat, tapi jari telunjuk yang saya jilat !!!
Mahasiswa??? :'(:'(:'(:'( :'(
Saturday, April 17, 2010
Mau di gambar apa???
Dokter ahli penyakit jantung meninggal . Untuk menghormati profesinya peti mayatnya di gambar jantung . Saat pemakaman semua dokter 2 berdiri dekat peti mayat . Lalu ada se org dokter tertawa terbahak 2 . Teman 2 nya marah , apa kau senang sbb saingan mu sdh mati ? Jwb nya Bukan begitu , saya hanya membayangkan jika aku mati , mau di gambar apa di peti saya ? Sedangkan saya ini dokter Kelamin "_"
Wednesday, April 14, 2010
Gak Usah Pakai Kembalian
Setelah proyek multimilyar dollar selesai, sang dirjen kedatangan tamu bule wakil dari HQ kantor pemenang tender. Udah 7 tahun di Jakarta jadi bisa cakap Indonesia.
Bule: “Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Saya parkir di bawah mercy S320.”
Dirjen: “Anda mau menyuap saya? ini apa-apaan? tender dah kelar kok. jangan gitu ya, bahaya tau haree genee ngasih-ngasih hadiah.”
Bule: “Tolonglah pak diterima. kalau gak, saya dianggap gagal membina relasi oleh kantor pusat.”
Dirjen: “Ah, jangan gitu dong. saya gak sudi!!!”
Bule (mikir ): “Gini aja, pak. gimana kalau bapak beli saja mobilnya…”
Dirjen: “Mana saya ada uang beli mobil mahal gitu!!!”
Bule menelpon kantor pusat.
Bule: “Saya ada solusi, Pak. bapak beli mobilnya dg harga rp.10.000,- saja.”
Dirjen: “Bener ya? OK, saya mau. Jadi ini bukan suap. Pake kwitansi ya…”
Bule: “Tentu, Pak..”
Bule menyiapkan dan menyerahkan kwitansi. Dirjen membayar dengan uang 50 ribuan. Mereka pun bersalaman.
Bule (sambil membuka dompet ): “Oh, maaf Pak. Ini kembaliannya Rp.40.000,-.”
Dirjen: “Gak usah pakai kembalian segala. Tolong kirim 4 mobil lagi ke rumah saya ya…”
Bule: “@#$%^&*
Bule: “Pak, ada hadiah dari kami untuk bapak. Saya parkir di bawah mercy S320.”
Dirjen: “Anda mau menyuap saya? ini apa-apaan? tender dah kelar kok. jangan gitu ya, bahaya tau haree genee ngasih-ngasih hadiah.”
Bule: “Tolonglah pak diterima. kalau gak, saya dianggap gagal membina relasi oleh kantor pusat.”
Dirjen: “Ah, jangan gitu dong. saya gak sudi!!!”
Bule (mikir ): “Gini aja, pak. gimana kalau bapak beli saja mobilnya…”
Dirjen: “Mana saya ada uang beli mobil mahal gitu!!!”
Bule menelpon kantor pusat.
Bule: “Saya ada solusi, Pak. bapak beli mobilnya dg harga rp.10.000,- saja.”
Dirjen: “Bener ya? OK, saya mau. Jadi ini bukan suap. Pake kwitansi ya…”
Bule: “Tentu, Pak..”
Bule menyiapkan dan menyerahkan kwitansi. Dirjen membayar dengan uang 50 ribuan. Mereka pun bersalaman.
Bule (sambil membuka dompet ): “Oh, maaf Pak. Ini kembaliannya Rp.40.000,-.”
Dirjen: “Gak usah pakai kembalian segala. Tolong kirim 4 mobil lagi ke rumah saya ya…”
Bule: “@#$%^&*
Subscribe to:
Posts (Atom)